pengunjung

Minggu

Dana abadi migas Bojonegoro

Baca Juga

Dana Migas Bojonegoro


Ide bodoh dana abadi migas

Bojonegoro sebentar lagi akan mendapatkan berkah luar biasa dari migas. Karena dalam 3-4 tahun lagi adalah masa-masa dimana dana bagi hasil (DBH) migas sedang tinggi-tingginya karena cost recovery sudah selesai. Apa artinya? Artinya pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan mendapat suntikan dana yang besar untuk APBD Bojonegoro. Inilah yang membuat APBD Bojonegoro menyentuh angka 3.4 Trilyun pada 2019. Angka yang fantastis ini membuat Bojonegoro memiliki APBD tertinggi kedua di Jawa Timur.
Kalau mau berpesta, inilah saat yang tepat. Anggaran sebesar ini, kalau dijadikan jalan, gedung, bangunan, masjid, sekolah, rumah sakit, jembatan dan infrastruktur lain, pasti Bojonegoro akan mengalami pembangunan fisik yang luar biasa. Uang ini kalau dibagikan menjadi bantuan langsung kepada masyarakat juga bisa. Bak durian runtuh, uang ini langsung bisa membuat bahagia seluruh masyarakat Bojonegoro.

*Apa itu dana abadi migas?*


Gagasan dana abadi migas adalah untuk menabung sebagian DBH migas untuk menjadi investasi abadi. Karena yang harus kita ingat adalah minyak suatu saat akan habis. Mungkin dalam 6-8 tahun, DBH migas akan mengalami penurunan luar biasa, sampai kemudian habis sama sekali. Pada waktu itu APBD akan turun drastis. Ketika itu terjadi, mungkin kita sudah tidak punya lagi dana untuk beasiswa anak-anak kita, tidak ada lagi dana untuk jaminan kesehatan untuk orang miskin, tidak ada lagi dana besar untuk pembangunan infrastruktur.
Dengan dana abadi migas maka kita punya investasi abadi untuk menjamin keberlanjutan beasiswa seluruh anak Bojonegoro, bahkan sampai jenjang perguruan tinggi.

*Tapi, kan tidak ada regulasi yang menjadi cantolan hukum diatasnya?*


Pertama, yang harus dipahami bahwa gagasan dana abadi di Bojonegoro ini adalah yang pertama di Indonesia. Kalau dilihat dari Jakarta, Bojonegoro ini bagai debu di padang pasir. Tidak mungkin pemerintah pusat membuat regulasi yang khusus tujuannya untuk Bojonegoro. Tetapi gagasan dana abadi atau endowment fund/sovereign fund ini sudah diterapkan di Kuwait, Russia, Kazakhstan, Norwegia dan beberapa negara lain dengan skala yang jauh lebih besar daripada di Bojonegoro. Kedua, sebenarnya di indonesia pemerintah pusat baru-baru ini sudah menerapkan konsep dana abadi lewat transformasi beasiswa LPDP menjadi dana abadi pendidikan. Lantas, kenapa Bojonegoro tidak bisa?

*Tapi masa berlaku dana abadi migas melebihi 5 tahun masa jabatan bupati. Mana bisa?*


Yang tidak boleh adalah ketika kebijakan jangka panjang itu membebani atau meninggalkan hutang pemerintah selanjutnya. Lha wong ini malah memberikan keuntungan untuk pemerintah selanjutnya kok.

* Tapi kita masih perlu banyak dana untuk menyelesaikan banyak masalah yang ada di Bojonegoro


Silahkan bayangkan, ketika minyak habis nanti. Berapa puluh ribu orang yang akan kehilangan pekerjaan? Berapa jumlah masyarakat yang sudah kehilangan lahan pertanian karena sudah dijual untuk proyek migas? Alam rusak, pendapatan daerah turun drastis, dan perputaran uang di Bojonegoro akan berkurang jauh. 
Sudah banyak cerita di tempat-tempat yang lain tentang daerah yang sebelumnya kaya raya karena sumber daya alam kemudian jatuh bangkrut ketika sumber daya alam itu habis. Yang tersisa hanya kemiskinan akut dan kenangan indah tentang kekayaan masa lalu. Apakah itu yang kita inginkan terjadi di Bojonegoro masa depan?
Kita harus ingat bahwa keberadaan migas di bumi Bojonegoro bukan hanya hak kita, tapi itu juga hak anak-anak kita nanti. Sebetulnya mudah sekali kalau kita ingin menghabiskan uang itu sekarang, tapi mari kita lihat masa depan. Mari menunda kenikmatan sesaat untuk menyelamatkan diri kita dari petaka di masa yang akan datang.

*Berarti ini kan ide yang bagus? Kenapa banyak pihak yang tidak mendukung?*


Pertama. Kalau dana abadi migas disahkan, berarti para kontraktor dan pemborong akan kehilangan potensinya mendapat proyek pemerintah. Kehilangan kesempatan untuk foya-foya memakai uang ini.
Kedua. Pemimpin yang tidak bijak, hanya ingin terlihat sebagai pahlawan. Bisa bagi-bagi proyek dan bagi-bagi uang sesukanya. Kalau dana abadi migas disahkan, otomatis dia kehilangan kesempatan untuk melakukan ini.
Ketiga. Banyak masyarakat yang masih belum paham, bahkan belum sadar tentang hal ini.

*Di pilkada 2018 ini, hanya MK yang berjanji akan meneruskan perjuangan dana abadi migas. Yang lain teriak-teriak pro rakyat, tapi mereka tidak mau memperjuangkan dana abadi migas.*

Sekarang semua terserah kita. Apakah kita mau tinggal diam, atau ikut mendukung dan bergerak memberitahu informasi ini pada orang lain.
Sumber : WA
thumbnail Title : Dana abadi migas Bojonegoro
Posted by : Evi Sulistiani
Published : 2018-05-06T17:58:00+07:00
Rating : 5
Reviewer : 99999 Reviews
Posting Komentar
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
  • Popular
  • Categories